LAMPUNG TENGAH,– Rotasi jabatan kembali bergulir di lingkungan Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Tengah. Sejumlah pejabat struktural dan jaksa fungsional mendapatkan promosi dan penugasan baru. Mutasi ini merupakan bagian dari mekanisme rutin institusi untuk penyegaran (tour of duty), pemenuhan kebutuhan organisasi, serta bentuk apresiasi atas capaian kinerja yang telah diraih.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Lampung Tengah, Dr. Alfa Dera, membenarkan adanya pergeseran posisi tersebut. Menurutnya, dinamika ini penting agar roda institusi terus bergerak adaptif dan kompetensi personel semakin terasah di tempat tugas yang baru.

“Mutasi adalah hal yang lumrah dalam rangka penyegaran dan promosi. Seluruh jaksa yang dimutasi dan mendapat promosi ini telah menunjukkan kinerja yang sangat baik selama mengabdi di Lampung Tengah,” ujar Alfa Dera, Minggu (1/2/2026).

Dalam mutasi kali ini, Alfa Dera memberikan perhatian khusus pada dua anggotanya di Seksi Intelijen yang mendapatkan promosi strategis. Hal ini tidak lepas dari kontribusi mereka mengantarkan Seksi Intelijen Kejari Lampung Tengah meraih predikat Peringkat Pertama se-Wilayah Lampung pada evaluasi kinerja terakhir.

“Ada dua anggota saya yang promosi. Pertama, Kasubsi 1 Berlian yang promosi ke Kejaksaan Negeri Tipe A sebagai Kasubsi Penuntutan di Kejari Makassar, Sulawesi Selatan. Kedua, Kasubsi 2 Rizky yang berdasarkan SK terakhir dipromosikan masuk ke Satuan Tugas (Satgas) Tindak Pidana Korupsi Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung,” papar Alfa.

Alfa menjelaskan, penarikan Rizky ke tingkat provinsi bertujuan untuk memperkuat jajaran Pidsus Kejati Lampung yang saat ini tengah gencar membongkar kasus-kasus korupsi berskala besar (“kakap”).

“Saya ucapkan banyak terima kasih kepada kedua Kasubsi saya, Mas Berlian dan Mbak Rizky. Dedikasi dan kerja keras mereka adalah salah satu kunci keberhasilan Intelijen Kejari Lamteng menjadi yang terbaik di Lampung,” ungkapnya mengapresiasi.

Selain jajaran Intelijen, rotasi juga terjadi pada jabatan Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus). Median Suwardi, yang sebelumnya menjabat posisi tersebut, dipromosikan menjadi Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) pada Kejaksaan Negeri Takalar, Sulawesi Selatan.

Mutasi lainnya meliputi Reza (Jaksa Fungsional Pidsus) yang promosi menjadi Kasi Pidsus Kejari Bungo, Jambi; Devan (Kasubsi Pidum) menjadi Kasi Pidum Kejari Barito Selatan, Kalimantan Tengah; serta Desna (Kasi PB3R) yang bergeser menjadi Kasi PB3R Kejari Lampung Timur.

Alfa Dera menegaskan, para jaksa yang berpindah tugas meninggalkan warisan kinerja yang solid sepanjang tahun 2025. Tidak hanya fokus pada penindakan, Kejari Lampung Tengah juga agresif dalam aspek pencegahan dan eksekusi.

“Kinerja rekan-rekan sangat komprehensif. Selain penindakan korupsi miliaran rupiah (kasus KONI dan Taman Hutan Kota), kita juga berhasil melakukan eksekusi terhadap sejumlah buronan (DPO) yang selama ini dicari. Berbagai inovasi pencegahan korupsi juga terus digalakkan,” jelasnya.

Prestasi ini melengkapi capaian di bidang Pidana Umum yang sukses menangani kasus atensi publik seperti kejahatan siber deepfake Presiden, pembunuhan, dan narkotika, serta optimalisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) melalui pelelangan barang rampasan.

“Posisi yang ditinggalkan nantinya akan diisi oleh pejabat pengganti dari wilayah Kalimantan Selatan dan Sumatera Selatan. Kami optimis pejabat baru nanti dapat segera menyesuaikan diri dan mempertahankan ritme kerja yang sudah baik ini,” pungkas Alfa Dera.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *